31 August 2015

Cegah Busuk Pada Stek Adenium

Adenium stek tumbuh meninggi
Adenium stek tumbuh meninggi
Stek adalah cara pembiakan vegetatif atau perbanyakan tanaman yang banyak dipilih oleh penyuka tanaman, baik tanaman hias ataupun tanaman konsumsi. Berdasar pada bagian dari tanaman yang dijadikan bahan stek, stek dapat dibedakan menjadi empat, yaitu stek akar dan stek umbi, stek batang, stek pucuk, dan stek daun,

Menurut Hartmann dan Kester (1983), keuntungan pembiakan melaui stek diantaranya adalah biaya yang murah, dapat dilakukan dengan cepat, sederhana dan tidak memerlukan tenaga terlatih dibandingkan kultur jaringan. Selain itu pembiakan vegetatif melalui stek dapat menghasilkan tanaman yang sempurna dengan akar, daun dan batang dalam waktu relatif singkat serta bersifat serupa dengan induknya (Rochiman dan Harjadi, 1973).

Tujuan Penyetekan adalah untuk mengoptimalkan pembentukan sistem perakaran baru. Sayangnya, pada Adenium, pembentukan sistem perakaran baru melalui sistem penyetekan seringkali menemui kegagalan. Ya, keberhasilan menyetek adenium hanya 30-50% saja, kenapa demikian? Itu lantaran stek Adenium gampang busuk setelah ditanam. Bagi yang pernah mencoba, tentu sobat tahu sendiri.

Kenapa bisa mudah busuk? Penyebabnya adalah, getah adenium yang keluar setelah batang atau cabang dipotong menahan air tetap di permukaan luka tanaman. Terbayang kan sob? Kelembapan tinggi itulah yang menyebabkan bakteri atau fungi mudah menyerang ujung stek yang tadinya diharapkan tumbuh akar.

Untuk mengatasinya, ada cara sederhana, yaitu cara mencegah busuk pada stek adenium kira-kira langkahnya sebagai berikut :
  • Pertama, cuci stek di air mengalir selama beberapa saat, itu akan membuang getah adenium yang menahan air,
  • Setelah itu lalu dikeringkan beberapa saat, baru stek ditanam.
Setelah itu dilakukan, hasilnya hampir 100 persen stek Adenium akan tumbuh dengan baik. Bagaimana? Mudah kan?

Blogger nubie yang seringkali mengalami insomnia di hampir setiap malamnya. Karenanya, Berbagi Ocehan, Lamunan, Obrolan, dan Racauan (BOLOR) menjadi tagline blog ini.


EmoticonEmoticon