Aquascape Menggunakan Tanaman Darat, Bisakah?

Aquascape dengan menggunakan tumbuhan darat
Aquascape low light dengan menggunakan tanaman darat
Mungkin, tulisan saya kali ini akan banyak yang menertawakan. Membuat aquascape full tanaman darat? Memangnya bisa? Tentu saja bisa, tapi tentu, aquascape dengan menggunakan tanaman darat ini bersifat temporer, paling lama hanya bisa bertahan satu sampai dua bulan saja. Selebihnya, semua tanaman harus diganti, dan isi aquarium/tank harus dibersihkan/diangkat seluruhnya kecuali pasir, ini berbeda dengan perawatan aquascape sungguhan yang berisi tanaman air. Adapun jika ada tanaman yang masih bertahan hidup, tentu tidak elok jika yang lainnya mati.

Bagi sobat yang sibuk dan tidak sempat mempersiapkan segala sesuatunya, beli ini itunya untuk hobi aquascape, dan dibingungkan dengan urusan biaya seperti saya (maklum, aquscape termasuk hobi yang mahal) keindahan plus waktu hidup aquascape tanaman darat yang singkat ini rasanya sudah lebih dari cukup. Dengan hanya menyediakan sedikit waktu, kita sudah bisa menikmati keindahan aquascape yang tak kalah dari aquascape sungguhan yang berisi tanaman air. Apalagi aquascpe dengan tanaman darat ini bisa dibilang low budget.

Apa? Low budget? Ya, aquascape model ini tidak banyak menguras kantong layaknya aquascape dengan tumbuhan air, tahu sendiri kan harga jenis-jenis tanaman air, CO2 inject, cooler, dan lainnya? Belum lagi jika menyewa tenaga dekornya, jatah makan sebulan sampai tiga bulan mungkin bisa habis untuk membiayai itu semua. Dengan Aquascape yang menggunakan tanaman darat ini, biaya bisa ditekan seminimal mungkin, asal kita mau meluangkan waktu mencari tanaman-tanaman dimaksud.

Aquascape menggunakan tanaman darat ini sebetulnya hasil eksperimen sendiri, jadi sangat mungkin banyak kesalahan dan kekurangan toh saya bukan ahlinya, hanya sekedar hobi saja. Bermula dari semakin sempitnya waktu untuk berburu tanaman hias ke toko-toko aquascape di kota, ditambah semakin tipisnya isi dompet karena tuntutan hidup, hehe, saya hampir tidak bisa lagi membuat aquascape yang sesungguhnya, berupa seni menata tanaman air hingga mirip keadaan sesungguhnya di alam. Tapi di sisi lain, saya juga tetap ingin menyalurkan hobi ini.

Dulu ketika menyusun skripsi, putus dari pacar *halah, dll, memandangi aquascape jadi obat paling ampuh untuk mengusir stres. Hobi ini sehat, membuat rileks, jadi saya pikir tak ada alasan untuk tak melanjutkannya. Berhubung rumah saya berada di pelosok dimana banyak tersedia tanaman-tanaman liar, mulai dari lereng gunung sampai sungai, saya seringkali bereksplorasi dengan mencoba beberapa tanaman darat untu aquascape, dan beberapa membuahkan hasil.

Walau bersifat temporer, tapi tak apalah, toh wajar membersihkan aquarium sebulan atau dua bulan sekali. Itu pemikiran saya saking kuatnya keinginan melanjutkan hobi tapi terbentur waktu dan biaya. Mau tahu tanaman darat apa saja yang bisa dipakai untuk aquascape, tunggu artikel selanjutnya ya :) 

No comments:

Post a Comment

@jeryanuar