Para Petugas Sedang Mengatur Iring-iringan Kuda Renggong
Merujuk pada beberapa sumber, Kuda Renggong merupakan kesenian pertunjukan rakyat yang berasal dari desa Cikurubuk, Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang. Kata Renggong dalam kesenian ini merupakan metatesis dari kata ronggeng yaitu kamonesan (keterampilan) cara berjalan kuda yang dilatih untuk seakan-akan menari mengikuti irama musik, jadi jika mendengar musik baik dari tabuhan kendang dan lainnya Kuda Renggong ini akan jalan berjingkrak-jingkrak seolah sedang menari, menarik bukan?
Salah Satu Peserta Lomba Kuda Renggong Beberapa Waktu Lalu
Biasanya penduduk yang rumahnya kebetulan dilewati oleh rombongan Kuda Renggong ini akan berbondong-bondong keluar untuk menonton. Dalam sebuah rombongan arak-arakan Kuda Renggong sendiri bervariasi jumlah Kuda Renggongnya, mulai dari 2, 4, atau sampai 8 ekor bahkan lebih, tergantung dari si empunya hajat (syukuran).
Admin sendiri dulu pernah naik Kuda Renggong, kalau tidak salah nama kudanya adalah "Lipur", dan si Lipur ini adalah seekor kuda yang jago silat, ya, silat sob! dia bisa berkelahi dengan manusia, dengan pawangnya tentunya, Kuda Silat ini merupakan variasi atraksi dari Kuda Renggong seperti yang pernah admin ceritakan di postingan berjudul Patung Kuda Silat.
Note : Di domain blog saya yang sebelumnya (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini diterbitkan dengan judul "Kesenian Kuda Renggong" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2012/11/kuda-renggong.html"
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
Code Parser